(source gambar : kotakgame.com)
Hallo All Indonesian 1337 level! kali ini kita akan membahas kasus hacking yang sedang booming di Indonesia pada awal bulan Oktober 2015 ini. Yah kasus Hacking yang menimpa Videotron di Jakarta yang menampilkan adegan porno JAV ketika lalu lintas sedang macet dan video tersebut menjadi tontonan khalayak umum.
Berdasarkan sumber yang kami telusuri dan beberapa artikel dari portal berita yang kredibel, ternyata kegiata Hacking yang dilakukan pada videotron tersebut tidak se wah yang kita bayangkan. Ternyata pelakunya melihat usernam dan password TEAMVIEWER dari videotron tersebut ketika melintas di sekitaran video tersebut dan sipelaku berhasil memotret username serta password videotron tersebut.
Berikut ini berita lengkapnya :
Kepada penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, tersangka penayang video porno di videotron yang terletak di dekat kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Jumat (30/9/2016) lalu menceritakan kronologi penayangan tersebut.
“Jadi pelaku yang berinisial SAR (24) ini mengatakan pada hari Jumat (30/9/2016) sekitar pukul 12.00 WIB kemarin melewati videotron di Jalan Wijaya tersebut. Pelaku melihat tampilan layar bertuliskan TEAMVIEWER dan ada login password serta username. Kemudian SAR menggunakan kamera ponsel memfoto tampilan tersebut,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan pada wartawan, Selasa (4/10/2016).
Anehnya, SAR kemudian mengetahui kunci untuk me-login dan mengendalikan username tersebut.
“Pelaku ini bekerja sebagai analis IT di PT Mediatrac, jadi memang dia ini orang yang ahli di bidang IT,” lanjut Iriawan.
Iriawan menambahkan, setelah mengetahui username tersebut SAR kembali ke kantornya dan membuka username tersebut di komputernya.
“Sesampainya di kantor SAR mencari tahu apa itu TEAMVIEWER dan menemukan aplikasi serta mendownloadnya, kemudian memasukkan username dan password yang sudah didapatkan,” lanjut Iriawan.
Setelah berhasil login ke akun TEAM VIEWER milik PT Transito tersebut, SAR membuka website video porno dan menontonnya melalui aplikasi TEAMVIEWER yang telah dibuka sebelumnya.
“SAR mengaku tidak menyadari bahwa link yang ditontonnya secara otomatis tampil dalam aplikasi TEAM VIEWER yang ada di Videotron di Jalan Wijaya tersebut,” terang Iriawan.
Kemudian setelah 10 menit menonton, tiba-tiba ada tampilan LOST CONNECTION SERVER karena instalasi Videotron dicabut/dimatikan secara manual.
Iriawan mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini karena saat ini keterangan pelaku dianggap belum lengkap.
“Itu sementara tersangka, dia mengaku mendapatkan username dari layar videotron, ternyata setelah dicek tidak ada. Jawabannya belum kooperatif,” pungkas Iriawan.
Sumber : kriminalitas.com

No comments:
Post a Comment