Tuesday, December 27, 2016

Daftar Peretasan Tahun 2016 yang Membuat Heboh Dunia International


Hello All Indonesian Hackers! Cukup lama tim id-1337 tidak memposting berita baru, mungkin ini dikarenakan menurut kami memang tidak ada berita baru yang harus kami tulis untuk anda dan anda ketahui, kalaupun ada kami menganggapnya berita tersebut tidak penting bagi anda, jadi kami hanya memberitakan berita yang kami anggap penting agar bisa anda baca dan bisa menambah wawasan anda di dunia IT khususnya dunia IT Underground.

Kali ini tim id-1337 ingin menulis tentang peretasan besar yang terjadi sepanjang tahun 2016, peretasan-peretasan ini menurut kami sudah sampai di level 1337 hell yeaahhh ... jadi yang kami beritakan ini adalah peretasan yang berimbas besar pada semua orang atau institusi penting yang ada didunia ini. Kami harap informasi ini bisa menambah wawasan anda dan bisa sedikit kilas balik mulai dari awal hinggah akhir tahun 2016. Berikut ini informasinya.

1. Satu Milyar Akun Yahoo di Bobol Hacker

Sebanyak 500 juta pengguna layanan internet Yahoo dikabarkan telah diretas pada September lalu. Lantas pada 15 Desember 2017, Yahoo merevisi kabar tersebut dengan mengatakan 1 miliar akun penggunanya telah dibobol oleh oknum tak bertanggung jawab. 

Hingga kini Yahoo belum bisa mengidentifikasi pelaku yang memanfaatkan celah pada sistem perusahaannya. Dengan ini, Yahoo sudah tiga kali mengalami peretasan selama empat tahun belakangan. 

Hal ini mau tak mau berpengaruh pada posisi bisnis Yahoo. Verizon yang sudah sepakat mengakuisisi Yahoo pada Juli lalu mengatakan akan bernegosiasi ulang dengan perusahaan yang jaya pada awal 2000-an itu.

2. Bank Central Bangladesh di Bobol Hacker

Pada Februari 2016, terdapat sebuah peristiwa di mana sekelompok peretas atau hacker mencoba untuk melakukan transfer dana secara ilegal senilai US$951 juta dari Central Bank Bangladesh di Federal Reserve Bank of New York. Untungnya, sebagian besar dari tindakan tersebut berhasil diblokir, namun sekitar US$81 juta sudah terlanjur dialihkan oleh pembobol ke rekening di Filipina. Wow, dengan uang sebesar itu, kamu bisa hidup tenang selama tiga keturunan guys hahaha. Makanya, ini menjadi salah satu kasus hacking terbesar yang menggemparkan dunia di tahun 2016.

3. Aksi Kelompok Hacker OurMine

Media massa beberapa kali memberitakan kasus peretasan yang pelakunya menamakan diri sebagai "OurMine". Kelompok tersebut seakan sengaja memamerkan kebolehannya agar mendulang popularitas di kalangan netizen. 

OurMine pernah meretas game Pokemon Go, serta situs berita BuzzFeed dan Variety. Selain itu, mereka paling sering meretas akun media sosial para petinggi industri teknologi. Beberapa korbannya adalah CEO Facebook Mark Zuckerberg, CEO Google Sundar Pichai, serta CEO Twitter Jack Dorsey.

4. Peretasan Democratic National Comitte (DNC)

Salah satu faktor yang digadang-gadang menggagalkan upaya Hillary Clinton menjadi Presiden AS adalah peretasan Democratic National Comittee alias (DNC). Oknum yang menamai diri sebagai "Guccifer 2.0" mengaku sebagai dalangnya.

Ia membobol sistem komputer Partai Demokrat yang merupakan tim pemenangan Clinton. Akibatnya, banyak dokumen rahasia yang terkuak dan membuat kredibilitas Clinton diragukan. 

Kepala DNC, Debbie Wasserman Schultz, akhirnya mengundurkan diri karena merasa bersalah. 

Reference ( Jalantikus & Kompas Tekno)

No comments:

Post a Comment